Kegiatan Peresmian Posyandu Lansia di Labai Mandiri (2011)

Upacara Penyambutan
Kali ini Puskesmas Nanga Pinoh kembali meresmikan posyandu Lansia di Desa Labai Mandiri, dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan derajat kesehatan bagi setiap lansia yang ada di Desa Labai Mandiri.

Dokumentasi Kegiatan Peresmian Posyandu Lansia di Labai Mandiri


Jalan menuju desa labai mandiri (Darat)
Persiapan ke Labai Mandiri
Lewat Darat
Lewat Darat

Lewat Darat
Lewat Darat
Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan
Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan

Upacara Penyambutan
Acara Pembukaan Peresmian Posyandu Lansia

Acara Pembukaan Peresmian Posyandu Lansia

Acara Pembukaan Peresmian Posyandu Lansia

Acara Pembukaan Peresmian Posyandu Lansia

Acara Pembukaan Peresmian Posyandu Lansia
Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu Balita

Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu Lansia

Kegiatan Posyandu

Kegiatan Posyandu Lansia
Akhir kegiatan

Akhir kegiatan
Tim Puskesmas Nanga Pinoh

Mari Kita Sukseskan Posyandu Lansia
»»  Baca Selengkapnya...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kegiatan Fogging Pencegahan DBD di Desa Paal (2011)

Kerja Sama Puskesmas dan Dinas Kesahatan Kab. Melawi


Kembali kami suarakan untuk perangi DBD sekarang dengan PHBS dan kesadaran kita untuk tetap menjaga kesehatan.


Dokumentasi Kegiatan


Persiapan Fogging
Kegiatan Fogging
Kegiatan Fogging
Kegiatan Fogging

»»  Baca Selengkapnya...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puskesmas Sediakan Puluhan Ribu Obat Gratis

Antisipasi Pencegahan Filariasis (Kamis, 11 Agustus 2011 )

Puskesmas Sediakan Puluhan Ribu Obat Gratis

Nanga Pinoh – Untuk mengantisipasi penyakit filariasis (kaki gajah), Puskesmas Nanga Pinoh sediakan puluhan ribu obat gratis untuk seluruh masyarakat di Kecamatan Nanga Pinoh. Obat gratis yang diberikan tersebut merupakan obat untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit filariasis.
“Obat gratis yang disediakan tersebut berjumlah puluhan ribu, ini untuk seluruh masyarakat Kecamatan Nanga Pinoh. Jenis obatnya Albendazole dan DEC. Obat tersebut diminum satu kali setahun dan dilakukan selama lima tahun,” terang Kepala Puskesmas Nanga Pinoh, dr Sien Setiawan saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (10/8).
Lebih lanjut dr Sien mengatakan, pemberian obat gratis tersebut telah diberikan kepada warga di dua desa sekitar 3.500 obat. Di Desa Tanjung Sari (KKLK) sekitar 2.000 obat. Sementara di Desa Kenual sekitar 1.500 obat. “Untuk di puskesmas sendiri baru belasan orang yang mengambilnya,” terangnya.
Penyediaan obat gratis untuk mencegah penyakit filariasis dan pembasmi dan pencegah cacing tersebut belum banyak yang tahu. Maka dari itu, belum banyak yang mengambil ke Puskesmas Nanga Pinoh. Padahal obat tersebut hanya diberikan secara cuma-cuma.
“Belum banyak yang mengetahui. Maka dari itu saya berharap kepada masyarakat agar bisa mengambil obat pencegah dan pembasmi cacing filariasis secara gratis tersebut ke Puskesmas Nanga Pinoh,” imbaunya.
Sien menjelaskan, filariasis atau kaki gajah salah satu penyakit menular yang bisa diderita selama bertahun-tahun, bahkan bisa menimbulkan kecacatan secara permanen. Penyakit tersebut sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat.
Maka dari itu perlu dihindari dan dilakukan antisipasi pencegahan. Sebab di Melawi sendiri kasus filariasis itu sudah ada 10 kasus yang terdiri di 5 kecamatan yakni Kecamatan Sokan, Kota Baru, Ulak Muit, Tiong Keranjik, dan Nanga Pinoh. Masalah penyakit ini lebih karena perilaku masyarakat, namun faktor yang mendasar karena ekonomi, pendidikan, sosial dan lain-lainnya.
“Obat ini tidak boleh diminum oleh anak berusia di bawah 2 tahun, ibu hamil, penderita gangguan ginjal, penderita gangguan fungsi hati, penderita epilepsi, dan sedang sakit berat. Kemudian penderita kronis filariasis serangan akut, anak kurang gizi (marasmus atau kwassiokor) dan lansia di atas 75 tahun, juga tidak boleh minum obat ini,” tukasnya mengakhiri. (ira)- (Harian Equator)
»»  Baca Selengkapnya...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelatihan Kader Desa Siaga Aktif

(Kamis, 12 Mei 2011)

Nanga Pinoh –
Puskesmas Nanga Pinoh bekerja sama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nanga Pinoh, mengadakan kegiatan pelatihan Kader Siaga Aktif, Rabu (11/5) di Balai Desa Tanjung Sari.
Pelatihan tersebut diikuti 60 peserta, terdiri dari 20 kader, pengurus PKK Desa, tokoh masyarakat, dan aparatur desa.
Pembukaan pelatihan kader desa siaga aktif itu dibuka langsung Camat Nanga Pinoh, Drs M Midi Amin. Sementara yang menjadi fasilitator pelatih dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Bidang Promkes Dinas Kesehatan Melawi, Yunus S ST, bersama tim.
Sebelum acara dimulai, Kepala Puskesmas Nanga Pinoh, Dr Sien Setiawan, menjelaskan Bahwa desa Tanjung Sari atau KKLK merupakan desa siaga aktif ketiga yang dibentuk Dinkes Melawi. “Desa Siaga pertama yakni Desa Bloyang Kecamatan Belimbing dan yang kedua Desa Pekawai Kecamatan Tanah Pinoh,” terangnya.
Dalam kesempatan itu juga, kepala Puskesmas Nanga Pinoh mengatakan Dinkes menargetkan tahun 2012 semua desa yang ada di Melawi menjadi Desa Siaga. Karena pengembangan siaga aktif merupakan bagian pelaksanaan pelayanan minimal bidang kesehatan untuk sebuah kabupaten.
“Keberhasilan Melawi sehat 2015 dan pencapaian target indikator Millennium Development Goals (MDGS), sangat ditentukan oleh pengembangan dan pembinaan desa siaga aktif,” ucapnya.
Materi-materi yang diberikan tersebut, pertama pelayanan kesehatan dasar, KIA, dan gizi. Kedua, Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM). Ketiga, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Keempat, surveillance penyakit oleh kader desa. Kelima, pembentukan ambulans desa. Keenam, manajemen tabungan sehat dan tabungan ibu bersalin. Ketujuh, sanitasi lingkungan. Kedelapan, pembentukan rumah sehat. Kesembilan, penanaman tanaman obat keluarga (toga). Materi kesepuluh, yakni penanggulangan bencana dan kedaruratan kesehatan di desa.
“Materi yang diberikan tersebut akan dibentuk fasilitas atau infrastrukturnya. Jika semua infrastruktur tersebut sudah terbentuk, maka akan segera diresmikan Bupati Melawi, bahwa Desa Tanjung Sari sebagai Desa Siaga Aktif,” jelasnya. (ira). (Harian Equator)
»»  Baca Selengkapnya...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lokmin Puskesmas Nanga Pinoh (2012)

31 Januari 2012
Ka. Dinkes Kab. Melawi

Puskesmas Nanga Pinoh kembali mengadakan lokmin di gedung PBK Nanga Pinoh, yang bertujuan mengevaluasi kinerja pemegang program di Puskesmas Nanga Pinoh. 

Evaluasi Program, di lakukan oleh Fasilitator dari DINKES Kab Melawi yaitu 4 orang kabid (Kabid YanKes, Kabid PromKes, Kabid P2PL, dan Kabid Kesga) kegiatan ini memberikan manfaat besar untuk Puskesmas Nanga Pinoh, yang mana Puskesmas Nanga Pinoh selama ini terus berusaha untuk membenahi diri menjadi lebih baik lagi. Dengan di adakannya lokmin ini Kami sangat merasa terbantu dengan segala kritikan dan masukan dari fasilitator serta rekan-rekan dari Pustu dan Polindes.

Dokumentasi Kegiatan


Peserta Lokmin
Empat Kabid Dinkes Kab. Melawi
Pemegang Program UKK (S. Dodi)
Penanggung Jawab IGD/UKS (Evan B)
Pemegang Program Kesling (M. Zamri)
Pemegang Program Promkes (Yusmas D. Putra)
Simpus (Hamidah)
Pemegang Program TB (Nani Adriana)
Pemegang Program Surveilen (Bambang Irawanto)
Tanggapan dari Fasilitator
Staff Puskesmas dan Dinkes Kab. Melawi Solid

Mari kita lakukan yang terbaik, sehingga kita dapat merasakan hasil dari kerja keras itu.
»»  Baca Selengkapnya...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS